Implementasi Nilai Toleransi dalam Fiqih Ikhtilaf pada Pembelajaran PAI Di SMP Plus Al Irsyad Al Islamiyyah Tulungagung

Toleransi Fiqih Ikhtilaf Pembelajaran PAI Sikap Keagamaan Moderasi Beragama

Authors

Downloads

Perbedaan pendapat dalam persoalan fiqih merupakan bagian dari dinamika intelektual Islam yang tidak dapat dihindari. Namun, pemahaman yang kurang komprehensif terhadap perbedaan tersebut sering menimbulkan sikap saling menyalahkan, termasuk di lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai toleransi dalam fiqih ikhtilaf pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta implikasinya terhadap pembentukan sikap keagamaan siswa di SMP Plus Al Irsyad Al Islamiyyah Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru PAI, dan siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) implementasi nilai toleransi dilakukan melalui penyampaian berbagai pendapat ulama dalam materi fiqih, pembiasaan dialog terbuka, dan penanaman sikap saling menghormati; (2) guru PAI berperan sebagai fasilitator dan teladan dalam membangun budaya toleransi di sekolah; serta (3) implementasi nilai toleransi dalam fiqih ikhtilaf berimplikasi positif terhadap pembentukan sikap keagamaan siswa yang moderat, inklusif, dan mampu menghargai perbedaan. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi nilai toleransi dalam pembelajaran PAI merupakan strategi efektif dalam memperkuat moderasi beragama di lingkungan sekolah.